Senin, 12 November 2001

bukan lagi memilih tapi memilah menghilangkan separuh keinginan-keinginan pada dada jangan pernah menyesal ini sebuah jalan lalui saja mawas dan tenang kerikil batu-batu dan air mengalir sebrangi rumput-rumput dan tumpuk dedaunan kering duri menusuk dada dan tertawa kamu ditertawai dan jika kau marah maka kau bukan dirimu melainkan tak lebih dari seorang anak kecil selamat menikmati karena .... tugasmu adalah mencari dirimu sebenar-benarnya dirimu dari dirimu ... utuh

Sabtu, 10 November 2001

dan keping-keping kesombongan setiap kali sedikit-sedikit kutabung hingga menumpuk-numpuk menjadi gunung dan suatu ketika nanti ia meletus keluarkan lahar dan batu-batu panas hancurkan pohon-pohon yang telah kutanam

Senin, 05 November 2001

membentur-bentur datang menyerang pada kerapuhan keutuhan diri hilang kehilangan mencari mencari tetap mencari

Selasa, 30 Oktober 2001

jiwa-jiwa bersejiwa menjadi ada
astrid... mawarmu tak lagi merah .... ada sesuatu yang patah kah ? ada sesuatu yang luka kah ? yah aku melihatnya ada ... trid .... tabah trid ... matahari itu mungkin sudah waktunya pulang meninggalkan merah dan jingga ... esok pasti ada matahari yang lain ... yah matahari yang memberimu kehangatan dan kan memberi warna pada mawarmu ...
lembaran-lembaran ketertekanan terasa menumpuk pada dada dan sesakkan nafas-nafas dengan menarik-narik menggurat-nggurat kedalam aku menahan dengan terus berjalan dan bernafas meski sesak sedang otak diatas itu masih saja terbuka menerima apa saja yang terdengar dan membenci pada apa yang patut kubenci menambah satu tumpuk lembaran ketertekanan pada kepala ...aku menggelepar, merindukan kata-kata ....

Sabtu, 27 Oktober 2001

titik-titik kemilau embun pada kumpulan daun pada atas batang pohon menyapa sinar mentari selamat merasakan kehangatan pagi ...

Kamis, 25 Oktober 2001

kami bukan boneka-boneka kami lahir dengan raga dan jiwa menjadi pribadi sebagai manusia jalani kodrat dari sang kuasa jangan larang kami bergerak jangan larang kami teriak biarkan kami menyanyi, menari biarkan kami bebas, lepas ... *lagu buat stuppa*

Jumat, 21 September 2001

menghilang tenggelam bagian dari diri bagian dari hari bagian dari cerita bahkan bagian dari hati kemana semuanya

Kamis, 19 Juli 2001

tarik nafas keluarkan ...

Minggu, 01 Juli 2001

dalam do'a kepada Tuhan Amin...
...dalam hening berharap... *..berbisik.. "...semoga..."