Pada akhirnya ruang ini lepas dari makna 'goresan harian' sendiri. Ini bukan hanya goresan tidak juga harian. Ketika saya membutuhkan tempat, ini menjadi ruang untuk bersuara atau diam, mewarnainya dengan yang ada dalam dada atau diluar dari diri, mungkin lebih banyak tertuang kegelisahan dan berputar pada yang itu-itu saja, menunjukkan betapa jauh diri ini dari kata sempurna, tapi setidak-tidaknya bagi saya ini adalah sebuah catatan kecil tentang perjalanan.
Jumat, 28 Juni 2002
Kamis, 27 Juni 2002
Selasa, 25 Juni 2002
pertandingan hidup mati
korea dan jerman sedang berlangsung
disini tak ada ketegangan
karena mungkin tak ada televisi
yang ada hanya gambar-gambar
orang-orang berteriak dengan
berbagai warna menghiasi
sebagai bagian dari pertunjukkan
sebagai semua latar gambar
yang nampak hanyalah
bangsa asia yang begitu ambisius
sangat sangat ambisius
ah mungkin juga bisa disebut
sebuah kesombongan ...
aku yakin semua
disana mereka sedang gemetar
Senin, 24 Juni 2002
Kamis, 20 Juni 2002
karena mereka telah lalui masa-masa bersama
dalam wajah-wajah menghias kisah-kisah
yang tersimpan dalam jiwanya dalam jiwanya
terlebih dirinya sebagai wanita ...
yang telah kehilangan yang penuh harapan
matahari telah padam matahari telah padam
karena semua cerita pada dirinya
telah dicabut cerabut sampai ke akar-akar
begitu saja luka tentu saja ...
karena ia telah ditinggalkan
dengan satu alasan yang amat ringan
namun ia tak bisa melawan tak bisa melawan
dan ia sendirian menghadapi segalanya
dengan kerapuhan dengan goncangan
baru saja ia menelponku dan menangis
ia tak mendengar semua kataku ...
ia hanya ingin aku mendengarnya
ia hanya ingin aku ikut merasakan lukanya
Langganan:
Postingan (Atom)