Kamis, 14 Desember 2006

berkarat!

kian hari manusia kian pintar menggunakan isi kepalanya untuk membuat segala sesuatu, binatang komputer, binatang hukum, binatang filsafat, binatang sistem, binatang ilmu pengetahuan, binatang seni, binatang trend dan binatang-binatang yang lain, segala sesuatu yag sebenarnya mati tetapi hidup karena manusianya sendiri, tetapi semua itu ternyata tidak bisa menguasai hati, isi dada yang benama perasaan, yang menjadi hawa nafsu, syahwat atau semacamnya, pikiran-pikiran telah dikontrol oleh perasaan itu, segalanya menjadi benar atas dasar perasaan segalanya menjadi baik atas dasar perasaan, bahkan logika nalar begitu sult untuk membaik logika hati, yah waktunya manusia mengumbar apapun yang ada dalam hati, keinginan-keinginan, keinginan untuk berkuasa, keinginan untuk menjajah, keinginann untuk menindas, keinginan untuk memuaskan kelaminnya, keingiinan untuk terus-menerus makan, keinginan untuk menyembah berhala-berhala, membuat tuhan sendiri, bahkan menjadikan dirinya sendiri sebagai tuhan

Senin, 04 Desember 2006

tidak semua yang kau rasakan

sesungguhnya tidak semua yang kau rasakan itu kau keluarkan, kau harus bisa memilih dan memilah kau harus bisa melindungi paling tidak pada dirimu sendiri yah sebelum kau bisa melindungi orang lain atau keluarga sebab tidak semua yang kau rasakan perlu dikeluarkan agar kau tidak jatuh dihadapn orang lain dan dari sanalah kau bisa menciptakan sebuah rahasia

Selasa, 28 November 2006

ada waktunya

ada waktunya Tuhan memberi kita kebahagiaan

Senin, 27 November 2006

jangan bertanya!

segala yang keluar melalui pipa kosong seperti semuanya tidak pernah berarti meski mencoba membuat segalanya kembali berarti tetapi adalah perlawanan yang selalu ia coba lakukan telah berhasil ataukah tidak semuanya kembali bertanya ia terlalu percaya pada orang-orang di sekitarnya dan yang ia dengar ternyata salah tetapi yang merasakan akibat kesalahan itu hanyalah dirinya sendiri mengapa sejak lama kau lebih percaya pada diri sendiri dan mengapa sangat sulit membuat segalanya kembali berjalan pada diri sendiri, kata-kata sudah tidak berarti jika hanya dihambur-hamburkan sesuaka hati tanpa isi, disini segalanya bisa dibaca ulang lagi dan lagi yang tak pernah kau sadari, tetapi mengapa tetapi lagi, yah putus asa itu memang sia-sia, katanya segala yang terbaik dari cobaan adalah bersabar yah sangat sangat sulit bersabar ketika kita tidak bisa makan sehari saja kalau kita tidak memegang usang sama sekali sehari saja, sebab kita tidak bisa berpikir besok, menunda lapar, dan entah segalanya seperti terulang lagi, ada yang harus diselamatkan ditengah rimba akar yang segalanya sudah terlanjur berjalar, harus dicari tahu dari mana dan kemana dan segala jalan keluar dari permasalahannya, barangkali kita harus menjadi ujian dan kita harus kembali bersabar, tetapi tidak selamanya kita musti begini kita mesti merubah yah berubah untuk hari esok seterusnya

Sabtu, 25 November 2006

dunia semakin tua

dunia semakin tua. setiap hari terjadi keanehan-keanehan yang sudah tidak lagi menjadi aneh, tiap hari terjadi bencana yang sudah tidak lagi menjadi bencana bagi yang melihatnya, setiap hari terjadi pembunuhan yang sudah tidak menjadi kejahatan bagi yang melihatnya, setiap hari terjadi sesuatu yang tidak semestinya terjadi bagi manusia, hukum perlahan-lahan menjadi hukum rimba, siapa yang besar dia yang berkuasa, manusia perlahan-lahan menjadi hewan, sudah tidak jelas lagi nilai-nilai kemanusiaan, bahkan lebih rendah lagi dari hewan, di negeri ini, Indonesia, saya tidak bisa mengetik semua kejanggalan-kejanggalan yang setiap hari muncul, lumpur panas yang menjadi semakin parah, seorang ibu membakar dan memakan bayinya sendiri, makam-makam bayi digali dan dicuri mayatnya entah oleh siapa, sinetron-sinetron yang menyesatkan, siaran-siaran televisi yang semakin memuakkan, tidak heran jika alam begitu marah kepada kita, yah bumi memang semakin tua, begitu sulitkah kita merubah, setidak-tidaknya selamatkan diri kita, dan keluarga kita untuk masa untuk masa depan yang entah seperti apa

Jumat, 24 November 2006

kebenaran, bunuh diri!

ada yang sengaja membuat kebencian di dunia ini, agar kebenaran menjadi marah dan menciptakan peperangan, disaat itulah ketidakbenaran memiliki alasan dan membuat pernyataan bahwa dirilah yang benar, mereka menebarkan fitnah bahwa kebenaran tidak mencintai perdamaian dan terdiri dari orang-orang yang anti perbedaan, namun ironisnya kebenaran begitu lemah menghadapi masalah ini, sebab kebenaran telah begitu terpecah belah, kronis, malah membuat api kebencian semakin membara, peperangan terus saja terjadi, kebenaran tidak sadar bahwa dirinya perlahan menuju pembunuhan diri sendiri, bunuh diri!

Kamis, 23 November 2006

isme-isme

idea adalah alam pikiran tanpa batas disana teori-teori bersemayam sedangkan realita adalah alam kenyataan yang penuh keterbatasan disini teori-teori akan saling berbenturan dengan kenyataan, karenanya teori-teori dari banyak buku yang kau baca itu tidak semuanya realistis, kita memang harus banyak membaca untuk memperluas cakrawala berpikir namun kita juga harus realistis karena tidak semua ilmu bisa didapat dari membaca melainkan dari pengalaman (termasuk isme-isme yang kau anut itu perlu kau pertanyakan lagi karena itu cuma teori!)

Rabu, 22 November 2006

tentang hubungan kita dengan manusia

memang terkadang cukup sulit dan rumit, mengatur hubungan kita dengan manusia, daripada mengatur hubungan kita dengan Tuhan, dalam bermasyarakat kadang kita diam masih dipermasalahkan, kita tidak diam juga masih dipermasalahkan, kita tidak mengganggu orang lain tetapi malah ada mengganggu kita, yah setiap manusia hidup memang berbeda, punya cara pandang tentang hidup yang berbeda pula, mereka punya tuntutan yang berbeda-beda pula, dan kita tidak pula bisa mengikuti semua perbedaan itu, yah sangat jauh berbeda dengan aturan hubungan kita dengan tuhan, tuhan tidak pernah meminta, tidak pernah menuntut, kita malah setiap hari berbuat dosa dan salah, tetapi tuhan setiap detik masih memberi kita nafas...

Selasa, 21 November 2006

kita tidak tahu apa yang sedang terjadi

kita tidak pernah tahu persi apa yang sedang terjadi hari ini bagaimana orang-orang di sekitar kita bagaimana mereka terbang, berjalan, melompat, atau jatuh atau merangkang, bahkan sebenarnya kita tidak tahu apa sebenarnya yang telah terjadi pada anak-anak kita pada keluarga kita bahkan pada diri kita sendiri, apalagi tentang masa depan, kita hanya sekedar bisa membaca itupun tidak pernah sempurna karena persepsi kita tentu berbeda dengan persepsi di luar sana yang sebenarya, kemudian kita selalu terkejut pada apa saja yang kita lihat setelah sekian lama tidak kita lihat, kita melihat perubahan dan perubahan ini masih hari ini belum masa depan meskipun semua sebenarnya ada dalam naskahNya tetapi yah tetaplah untuk selalu ingat agar tidak pernah terkejut...

Senin, 20 November 2006

hadiah buat pecinta dunia

terus-menerus diberi kegelisahan yang tiada ujung dan pangkalnya, terus-menerus diberi kesibukan yang tiada henti-hentinya bahkan untuk menghela nafas sebentar, terus-menerus diberi kekurangan yang tiada pernah cukup, bisa saja hartanya berlebih bagi orang lain tapi bagi dirinya merasa tidak pernah cukup, dan terus menerus diberi angan-angan yang sebenarnya belum ia alami, seandainya saja begini, seandainya saja ada itu, seandainya ditambah ini dan seterusnya... hadiah bagi mereka yang setiap bangun dari tidurnya yang dipikirkan hanya satu: DUNIA. begitu ia mendengar entah dari mana dan entah dari siapa

Sabtu, 18 November 2006

Semesta Bertasbih

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS. Al Israa': 44) Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (QS. An Nuur: 41)

musibah di sekitar kita

dalam setiap hari berita kini dipenuhi dengan musibah, pagi hingga malam, korban-korban bergantian, kapal laut terbakar, pasar terbakar, hutan terbakar, tabrakan, belum lagi pembunuhan-pembunhan yang sudah tidak terhitung setiap harinya, ada apa? mengapa? apakah hanya di negeri ini? orang-orang melihat mayat kematian, dan musibah seperti sudah biasa seperti sudah menjadi rutinitas berita, tetapi apakah mereka sadar bahwa semua terjadi di sekitar kita? yang berarti dalam setiap detik dalam setiap waktu musibah mengincar kita? ... "maka sebutlah nama-Nya dalam setiap detik dalam setiap hembus nafasmu, berdzikirlah, mohonlah pada Tuhanmu, untuk keselamatan agar selalu terhindar dari musibah" .. yah ia selalu mendengar kata-kata ini entah darimana entah dari siapa ...