Pada akhirnya ruang ini lepas dari makna 'goresan harian' sendiri. Ini bukan hanya goresan tidak juga harian. Ketika saya membutuhkan tempat, ini menjadi ruang untuk bersuara atau diam, mewarnainya dengan yang ada dalam dada atau diluar dari diri, mungkin lebih banyak tertuang kegelisahan dan berputar pada yang itu-itu saja, menunjukkan betapa jauh diri ini dari kata sempurna, tapi setidak-tidaknya bagi saya ini adalah sebuah catatan kecil tentang perjalanan.
Senin, 08 Oktober 2007
enam ayat-ayat syifa
1 - Ayat 14 dari surat At Taubah
"dan menyembuhkan hati orang-orang yang beriman"
2 - Ayat 57 dari surat Yunus
"dan menyembuhkan bagi penyakit-penyakit yang berada dalam dada dan petunjuk
serta rahmat bagi orang-orang yang beriman"
3 - Ayat 69 dari surat An Nahl
"di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia"
4 - Ayat 82 dari surat Al Isra'
"Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi
orang orang yang beriman"
5 - Ayat 80 dari surat Al Syua'ra
" dan apa bila aku sakit, dialah yang menyembuhkan aku"
6 - Ayat 44 dari surat Fussilat
"Katakanlah: Al Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang orang yang
beriman"
Senin, 07 Mei 2007
Kamis, 03 Mei 2007
tidak ada kata berhenti
aku harus berusaha dan terus berusaha untuk memperbaiki diri untuk memperbaiki hidup tak ada kata berhenti sebab DIA hanya mau merubah saya setelah saya berusaha!
Rabu, 02 Mei 2007
Hayu Kinasih
cinta sejati adalah cinta milik Allah
sebab selalu ingatlah dengan basmallah:
"Dengan nama Allah yang maha pengasih yang maha penyayang"
kasih sayangnya adalah sebuah cinta sang maha cinta
cinta memberikan hidup dan mensejahterahkan kehidupan
cinta dari sang maha hidup
hayu: hidup, salah satu asmaul husna (99 nama Allah) yang berarti yang maha hidup
kinasih: cinta, yang dicintai, mencintai
hayu kinasih: cinta yang hidup, dicintai sang Maha hidup, mencintai sang Maha hidup
Selasa, 24 April 2007
harus dirubah
yah betapa kecilnya kita karena satu hari hanyalah 24 jam. karena yang pasti 1/4 sampai 1/2 hari kita hanyalah tidur, sedangkan sisanya kita begitu sulit untuk menguasai, kita dipermainkan oleh waktu, dan sulit mengusainya, kesibukan-kesibukan menyodorkan tugas-tugas yang harus diselesaikan, kita begitu terperdaya, lemah tidak bisa menolaknya, mulai sekarang mulai sekarang mulai sekarang begitu keinginan kita, tetapi selalu tertunda, sampai kapan sampai kapan, kita harus menguasai waktu, sebab waktu adalah pedang, yang selalu siap membunuh kita berkali-kali, teringat nasehat-nasehat rosulullah: gunakan masa luangmu sebelum datang masa sempitmu, gunakan sehatmu sebelum datang sakitmu, gunakan masa mudamu sebelum datang masa tuamu, gunakan masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, gunakan hidupmu sebelum datang matimu. yah kapan-kapan semua keadaan ini harus dirubah dirubah dirubah dirubah dirubah !
Posisi seperti ini
Ya jika Kau masih menghendaki kami dalam posisi seperti ini kami ikhlas kami menerima, tetapi jika tidak demikian tunjukkanlah kami jalan keluar agar kami bisa memperbaiki diri dan tidak lagi menjadi beban bagi yang lain tettapi sebaliknya kami bisa membantu, maka ijinkanlah kami ya Tuhan. atukah Engkau sudah merencanakan saat-saat yang seperti itu, tetapi tidak kau catat sekarang, untuk nanti menunggu saat yang tepat, Kami terus berharap pada Mu karena hanyalah engaku tempat berharap Engkaulah yang maha kuasa atas segala sesuatu.
usaha!
apa yang terjadi kemudian dari segala sesuatu yang telah terjadi hari ini bisa dirubah segalanya dengan satu hal: “usaha” ya tidak usah banyak berkata mana-mana usaha yang telah kau lakukan? dan segalanya bisa berubah tentu segala yang kau inginkan bisa kau dapatkan sebab saat ini apa yang telah kau dapatkan untuk semua yang membutuhkanmu apa apa apa? tidak usah banyak berkata ayo lakukan: usaha!
Betapa berdosanya
Betapa berdosanya jika orang tua tidak bisa melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai orang tua kepada anaknya, yah betapa berdosanya. Ya Tuhan tolonglah kami, apa yang bisa kami lakukan, wahai dzat yang maha mendengar maha melihat dan maha mengabulkan permintaan. apalah artinya tugas ini dibandingkan dengan segala kekuasaanMu dibandingkan dengan seluruh jagad raya ini dan segala isinya, apalah artinya, apalah artinya, kami hanya membutuhkan satu tetes atau mungkin satu titik debu bahakan mungkin lebih kecil dari itu bantulah kami ya Tuhan tolong….
ada yang
ada yang sangat ingin berbuat kebaikan namun Tuhan belum memberikannya kesempatan, tetapi ada yang memiliki begitu banyak kesempatan namun ia tidak ingin berbuat kebaikan. jika kau bisa menilai silahkan berfikir dan mencerna sebuah kenyataan, mengapa? untuk apa? apakah ini? apakah itu?
membunuh kerinduan
bagaimanakah menumbuhkan cinta dan membunuh kerinduan wahai Dzat yang maha pengasih dan maha penyayang Engkaulah cinta yang sebenarnya menenangkan dan menyelimuti hati anak kami tolonglah kami karena hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
semua hidup
bahwasanya selain hewan dan manusia, seisi alam ini adalah hidup, pohon angin, udara, awan, air, tanah, petir, partikel, zat kimia, matahari, bumi, gunung, batu, laut, sungai, dan segala sesuatu setiap detik bergerak, bernafas, bertasbih menyebut pusat segala sesuatu pencipta segala sesuatu hanya satu hanya satu, satu pusat tata surya tata pusat kehidupan
jangan sampai tergoyahkan
disini kami masih tetap berdiri dan meneruskan perjalanan bersama detik-detik yang terus menguap satu-persatu dalam badai dunia yang kian hari kian dahsyat, musibah-musibah yang tak terlihat oleh mata telah menjadi hal yang lumrah dan biasa bahkan menjadi bagian dari dunia memancing dan memanggil-manggal datangnya musibah besar yang nyata tetapi semua seperti tidak mengerti semua berjalan seperti biasa, keyakinan-keyakinan satu-persatu pudar digantikan kesenangan-kesenangan dunia yang menggoda hawa nafsu, wangi, mewah, mabuk, kenyang, rakus, sperma, uang, dan segala sesuatu yang menjijikkan yang lengket mengotori hati menjadi mati seperti besi yang berkarat, yah hanya keyakinan pada satu jalan yang bisa menyelamatkan yang pasti adalah semua berjalan menuju “kematian” hari ini esok dan selamanya
Langganan:
Postingan (Atom)