Pada akhirnya ruang ini lepas dari makna 'goresan harian' sendiri. Ini bukan hanya goresan tidak juga harian. Ketika saya membutuhkan tempat, ini menjadi ruang untuk bersuara atau diam, mewarnainya dengan yang ada dalam dada atau diluar dari diri, mungkin lebih banyak tertuang kegelisahan dan berputar pada yang itu-itu saja, menunjukkan betapa jauh diri ini dari kata sempurna, tapi setidak-tidaknya bagi saya ini adalah sebuah catatan kecil tentang perjalanan.
Rabu, 17 September 2008
Skripsi Saya
Alhamdulillah, skripsi saya yang berjudul "Konflik Dalam Naskah Drama DAG DIG DUG Karya Putu Wijaya" sudah online dengan alamat http://skripsi.dagdigdug.com, semoga bermanfaat!
Sabtu, 26 April 2008
akal hanyalah makhluk, tidak perlu dipertuhankan, jika itu terjadi maka terperdayalah
"Perumpamaan akal adalah laksana penglihatan yang sehat dan tidak cacat. Sedangkan perumpamaan Al-Qur'an adalah seperti matahari yang cahayanya tersebar merata, hingga memberi kemudahan bagi para pencari petunjuk. Amatlah bodoh jika seseorang mengabaikan salah satunya. Orang yang menolak akal dan merasa cukup dengan petunjuk Al-Qur'an, seperti orang yang mencari cahaya matahari tapi memejamkan matanya. Maka orang ini tidak ada bedanya dengan orang buta. Akal bersama wahyu adalah cahaya di atas cahaya. Sedangkan orang yang memperhatikan pada salah satunya saja dengan mata sebelah niscaya akan terperdaya" (Al-Ghazali)
Kamis, 24 April 2008
Senin, 21 April 2008
Berhati-hatilah!
ketika kau sudah tak lagi mengucapkan Nama Tuhanmu, dan kau sudah terkalahkan oleh hawa nafsumu, kemudian lima waktumu sudah banyak yang tak tersentuh, maka hati-hatilah, karena Iblis mulai bersemayam dalam hatimu
Sabtu, 19 April 2008
istri saya adalah yang terbaik
tidak ada kata untuk dituliskan
hanyalah hati yang bisa merasakan
memang tidak perlu lagi kata-kata
karena semua sudah sangat nyata:
istri saya adalah yang terbaik
Rabu, 16 April 2008
rajam
rajam saja tajam-tajam, setiap jengkal dosa yang menancap pada sekujur tubuhmu, pada setiap indera, karena kita adalah tanah, yang hidup bermandikan dosa, sekali disini kemudian mati, segalanya tak akan pernah berarti, karena kita tidak pernah punya apa-apa, bahkan sejarah, ruh saja bukan milik kita, apalagi tubuh, apalagi segalanya yang dimiliki oleh tubuh, yang kita miliki hanyalah balasan-balasan dari setiap amal kita, baik atau buruk, sekarung kebajikan atau hanya dosa-dosa selebar lautan...
Selasa, 01 April 2008
FITNA Fitnah!
Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (Al Baqarah:217)
Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan: "Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah." Lihatlah bagaimana mereka telah berdusta kepada diri mereka sendiri dan hilanglah daripada mereka sembahan-sembahan yang dahulu mereka ada-adakan. Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan (bacaan)mu, padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya dan (Kami letakkan) sumbatan di telinganya. Dan jikapun mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata: "Al-Quran ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu." Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Quran dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari. (Al An'aam:23-26)
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Al Mumtahanah:5)
Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan: "Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah." Lihatlah bagaimana mereka telah berdusta kepada diri mereka sendiri dan hilanglah daripada mereka sembahan-sembahan yang dahulu mereka ada-adakan. Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan (bacaan)mu, padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya dan (Kami letakkan) sumbatan di telinganya. Dan jikapun mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata: "Al-Quran ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu." Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Quran dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari. (Al An'aam:23-26)
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Al Mumtahanah:5)
Senin, 31 Maret 2008
pembohongan terhadap kenyataan
mereka memang sangat pintar menciptakan kebencian
menyebarkan pandangan seolah-olah kita adalah kebencian
dan hanya milik merekalah, kasih, cinta dan suka cita
tetapi semua itu hanyalah kepalsuan,
dan pembohongan terhadap kenyataan
3 langkah jalan keluar
setiap manusia memiliki masalah
masing-masing tidaklah sama, berbeda
tetapi semua kebaikan dan keburukan
adalah ketetapan Tuhan
seperti juga masalah-masalah
adalah suatu ketetapan dan pemberian
dan kita telah diberi 3 langkah jalan keluar
usaha, doa dan keyakinan
umati
bahkan sang utusan terakhir pernah tidak makan selama tiga hari
sampai jibril menawarkan kekayaan, hamparan emas sepanjang 2 kota impian
tetapi tak bisa, karena itu tak akan membuatnya bahagia
yang ia pikirkan hanyalah umati, umati, umati!
Kamis, 27 Maret 2008
kami tidak pernah bisa menghitung
Bahkan seandainya kami terus-menerus sujud kepadaMu dalam 24 jam di sepanjang umur hidup kami, tak pernah berhenti, itu semua tidak pernah bisa menggantikan salah satu dari sekian trilyun (kami tidak pernah bisa menghitung) nikmat yang telah Engkau berikan.
Selasa, 25 Maret 2008
pengakuan dosa
selamat tinggal har-hari penuh dosa, pada detik dimana dosa begitu sangat terasa semua, dosa-dosa pada tiap-tiap empat penjuru mata, sungguh terasa begitu sesak, karena tidak mudah terhapus begitu saja, pertanggungjawaban atas semua itu akan diminta, hari ini atau besok atau nanti, itu sudah pasti. terasa tubuh bermandikan anyir darah, buah dari semua nikmat yang tak pernah kekal, melahirkan resah dan penyesalan...
Langganan:
Postingan (Atom)