Pada akhirnya ruang ini lepas dari makna 'goresan harian' sendiri. Ini bukan hanya goresan tidak juga harian. Ketika saya membutuhkan tempat, ini menjadi ruang untuk bersuara atau diam, mewarnainya dengan yang ada dalam dada atau diluar dari diri, mungkin lebih banyak tertuang kegelisahan dan berputar pada yang itu-itu saja, menunjukkan betapa jauh diri ini dari kata sempurna, tapi setidak-tidaknya bagi saya ini adalah sebuah catatan kecil tentang perjalanan.
Sabtu, 06 Januari 2001
dia lebih gila dari aku
aku kagum pada dirinya
dia kagum pada diriku
dia mungkin
lama mengenalku
dan malam ini
aku baru mengenalnya
aku lihat dalam dirinya ada diriku
dan kadang dia lihat dirinya
dalam diriku ....
kata-kata ku yang dulu jadi nyata ?
gila ?
> begitu cepat begitu terasa
> kukira cinta tak pernah bangun
> hanya tidur abadi
> dalam hati dan dalam jiwa
> engkau dan aku
> satu...
> 20.10.2k@daw
yah pagi pasti tiba
dia datang bersama bisikan-bisikan suara
dan mengganti malam yang penuh kelam
suatu ketika tidur harus diakhiri
hati dan jiwa harus dibangunkan
karena aku dan kau satu
tak hanya dalam tidur
tapi dalam setiap warna dan suasana
waktu itu aku belum mengenalnya
"Pandanglah dunia dengan hati penuh cinta
agar semuanya terlihat indah
Jangan pandang dunia dengan hati penuh benci
karena yang nampak menimbulkan dendam dan dengki"
pak guru bilang itu kata2 orang bijak, tapi menurutku yah nggak selalu baik sih, yah apapun yang dilihat dengan hati penuh cinta memang akan nampak keindahan, tapi kalo selalu begitu malah bisa jadi yang sebenarnya jelek jadi kelihatan indah, bukannya ini malah mengurangi sebuah nilai objektifitas, dan ini yang sering menyebabkan kalo orang jatuh cinta hampir2 nggak bisa melihat kesalahan kekasihnya, sangking cintanya, semua dan apapun yang ada dan dilakukan kekasihnya akan nampak indah, meskipun itu hal yang buruk dan salah. sebaliknya ini juga sebab bagi orang yang punya musuh dimana melihat musuhnya dengan hati penuh benci maka semua yang ada dan dilakukan musuhnya terlihat buruk, meskipun ada sesuatu yang sebenarnya indah disana, yah intinya aku pikir tulisan semacam itu, kurang bagus, karena mengurangi sebuah nilai objektif, yah sebaiknya kita berusalah agar apa yang kita nilai itu benar2 objektif, dan bersikap sewajarnya....
Kamis, 04 Januari 2001
Rabu, 03 Januari 2001
sebuah ruang, keindahan, dialog dan percakapan, tentang seorang teman, yang sakit, yang luka, dan harapan yang terus saja menggantung-nggantung, terhempaskan, jangan hentikan, biarkan semua berjalan, jiwa yang inginkan sentuhan, mengapa selalu datang ragu, mengapa gemetar, jiwa tak siap hadapi sesuatu ?, ah jiwa lagi, diam, jadi ingat kata-kata mbak nuri, kira2 kayak gini "hidup mudah dengan menutup mata" makasih kata-katanya mbak, makasih radiohead
Selasa, 02 Januari 2001
redup padahal semua sudah menyala, mendung masih terlalu siang, ada suhu tinggi masuk dalam raga, demam terasa terutama pada daerah2 lekuk seperti leher, siku-siku tangan, dan siku-siku kaki, tak ketinggalan juga pusing menyerang terutama pada kepala bagian belakang, ini salah satu gejala penyakit apa a dok ?
Langganan:
Postingan (Atom)